PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL DAN PENGALAMAN DIGITAL TERPADU SEBAGAI UPAYA EDUKASI PASAR UMKM DISKUSI KOPI JEMBER

Authors

  • Reifa Ayuningtias Program Studi Desain Grafis, Universitas Negeri Surabaya
  • Nova Kristiana Program Studi Desain Grafis, Universitas Negeri Surabaya
  • Satria Wahyu Ananda Program Studi Desain Grafis, Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

edukasi pasar, identitas visual, kemasan interaktif, pengalaman digital, UMKM kopi

Abstract

Perkembangan pesat industri kopi lokal di Indonesia menuntut UMKM coffee roastery untuk memiliki identitas visual yang tangguh dan adaptif guna membedakan diri sekaligus mengedukasi pasar. Penelitian ini berfokus pada "Diskusi Kopi", sebuah UMKM di Kalisat, Jember, yang saat ini tengah menghadapi kendala sosiokultural akibat rendahnya literasi masyarakat lokal terhadap produk kopi. Belum adanya standarisasi identitas visual, pengelolaan aset digital yang belum kohesif, serta desain kemasan yang kurang informatif menjadi penghambat utama efektivitas komunikasi merek mereka. Penyelesaian masalah pada kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan kombinasi metode Difusi dan Penerapan Ipteks serta Pelatihan teknis. Tahap pengumpulan data kualitatif mencakup wawancara mendalam, observasi daring, dan audit visual, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk merumuskan tiga pilar utama merek: kehangatan, edukasi, dan kelokalan. Hasil pelaksanaan program ini mencakup restrukturisasi identitas merek melalui pembuatan Brand Guideline komprehensif yang menstandarisasi penerapan logo geometris, tipografi, serta palet warna. Implementasi desain diwujudkan melalui perancangan kemasan primer standing pouch berventilasi dan kemasan sekunder berupa kotak pengiriman inovatif berbasis smart packaging yang mengintegrasikan teknologi kode QR. Inovasi interaktif ini berpotensi meningkatkan efektivitas dalam menjembatani medium fisik dan ekosistem digital dengan mengarahkan konsumen menuju e-katalog produk dan literasi edukatif. Kesimpulannya, perancangan identitas visual dan pengalaman digital terpadu ini berhasil mendongkrak citra profesional merek, menunjang sasaran edukasi pasar, sekaligus memberikan kemandirian teknis bagi mitra UMKM dalam memperluas skala pemasaran daring secara berkelanjutan.

References

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing (8th ed.). Pearson. https://sinhvien.dinhtienminh.net/wp-content/uploads/2025/01/Dave-Chaffey-Fiona-Ellis-Chadwick-Digital-Marketing-2022-Pearson.pdf

Garaus, M., & Halkias, G. (2021). One scan fits all? Consumer responses to QR codes on product packaging. Journal of Business Research, 131, 238–250.

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson. https://books.google.co.id/books/about/Marketing_Management_Global_Edition.html?id=eb6GEAAAQBAJ

Nugrahani, R., & Wahono, B. (2023). Peran desain grafis kemasan interaktif dalam meningkatkan edukasi produk UMKM. Jurnal Seni dan Desain, 12(1), 45–55.

Pradnya, I. M. A., & Utama, I. W. A. J. (2021). Perancangan identitas visual dan kemasan produk sebagai strategi meningkatkan brand awareness UMKM. Jurnal Titik Imaji, 4(2), 110–119.

Setyawan, D. (2021). Pergeseran budaya minum kopi dan perkembangan kedai kopi lokal di Indonesia. Jurnal Kajian Budaya, 8(2), 145–158.

Wheeler, A. (2024). Designing brand identity: An essential guide for the whole branding team (6th ed.). John Wiley & Sons. https://books.google.co.id/books?id=uSNHAAAAQBAJ&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false

Wibisono, A., & Purnomo, H. (2025). Pemanfaatan smart packaging berbasis QR Code sebagai media edukasi dan pemasaran digital UMKM. Jurnal Komunikasi Visual, 10(2), 200–215.

Downloads

Published

2026-08-01