INOVASI KOMPOSTEN UNTUK PENGUATAN UMKM AYAM PETELUR DI DESA PANDANREJO MALANG

Authors

  • Asrofi Asrofi Program Studi D3 Perjalanan Wisata, Universitas Merdeka Malang
  • Khunainnin Mufidzul Qiram Program Studi Psikologi, Universitas Merdeka Malang
  • Bagas Eka Putra Program Studi Sistem Informatika, Universitas Merdeka Malang
  • Benedikto Budiman Program Studi Teknik Sipil, Universitas Merdeka Malang
  • Alif Yudhistira Wicaksono Program Studi Hukum, Universitas Merdeka Malang
  • Arya Utama Program Studi Administrasi Publik, Universitas Merdeka Malang

Keywords:

komposten, ayam petelur, umkm peternakan, inovasi teknologi, produktivitas

Abstract

Produktivitas usaha ayam petelur pada UMKM di Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang masih menghadapi berbagai kendala, seperti kondisi kandang yang belum optimal, pengendalian suhu dan kelembapan yang kurang stabil, tingginya risiko penyakit, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam manajemen peternakan. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas telur belum maksimal dan meningkatkan biaya pemeliharaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan inovasi Kandang Komputer Resisten (Komposten) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas ayam petelur dan memperkuat daya saing UMKM peternakan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi teknologi, pelatihan pengoperasian Komposten, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi terhadap penerapan sistem. Keberhasilan program diukur melalui peningkatan pengetahuan peternak, kondisi kandang, kesehatan ayam, dan produktivitas telur sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil implementasi Komposten mampu menciptakan lingkungan kandang yang lebih stabil melalui pengelolaan suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara yang lebih baik. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengoperasikan teknologi, penurunan angka kematian ayam, perbaikan kondisi kesehatan ternak, serta peningkatan produktivitas telur. Selain memberikan dampak teknis, penerapan teknologi juga meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha dan mendorong peternak untuk menerapkan manajemen peternakan berbasis teknologi. Dapat disimpulkan bahwa inovasi Kandang Komputer Resisten (Komposten) terbukti menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas ayam petelur sekaligus memperkuat kapasitas UMKM peternakan di Desa Pandanrejo. Model pendampingan berbasis inovasi teknologi ini berpotensi direplikasi pada wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa untuk mendukung ketahanan pangan, peningkatan pendapatan peternak, serta pengembangan peternakan yang berkelanjutan.

References

Nurdin, A. (2020). Pengembangan pendidikan masyarakat dalam teknologi peternakan. Jurnal Ilmu Peternakan, 15(2), 40–50.

Prasetyo, A., & Sari, A. (2019). Penerapan teknologi dalam peternakan unggas untuk meningkatkan produktivitas. Jurnal Peternakan Modern, 15(2), 123–130.

Pratama, A. (2021). Penerapan teknologi dalam peternakan ayam. Jurnal Peternakan Berkelanjutan, 12(3), 45–60.

Rahman, F. (2019). Simulasi IpTEK dalam pembelajaran teknologi pertanian. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pertanian, 12(1), 100–110.

Rahman, M. A., Nurhayati, S., & Putra, D. (2021). Desain kandang yang efektif untuk kesehatan unggas. Prosiding Seminar Nasional Peternakan, 8(1), 45–50.

Sari, D., Hidayat, R., & Kurniawan, A. (2020). Inovasi teknologi dalam meningkatkan produktivitas ayam petelur. Prosiding Seminar Nasional Peternakan, 5, 100–110.

Sari, L. (2021). Peran advokasi dalam penerapan teknologi pertanian modern. Jurnal Advokasi Masyarakat, 6(1), 85–90.

Sari, R. (2020). Inovasi teknologi dalam peternakan ayam: Dampak terhadap produktivitas dan kesehatan unggas. Jurnal Veteriner, 21(3), 145–158.

Supriyanto, B. (2021). Penerapan teknologi modern dalam sektor peternakan: Analisis dan prospek. Prosiding Seminar Nasional Peternakan, 7(1), 50–60.

Supriyanto, B., Wibowo, A., & Hartono, S. (2020). Pengaruh lingkungan kandang terhadap kesehatan ayam. Jurnal Ilmu Ternak, 10(3), 67–75.

Downloads

Published

2026-07-29