PENGEMBANGAN TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU (TPST) 3R DI DESA PANDANLANDUNG KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG

Authors

  • Ucok Hariadi Fathula Program Studi Teknik Sipil, Universitas Merdeka Malang
  • Umbu Damu Lodu Worubay Program Studi Sistem Informasi, Universitas Merdeka Malang
  • Theresia Melati Cahyaningtyas Program Studi Hukum, Universitas Merdeka Malang
  • Bertha Resivia Intan Gayatri Program Studi Diploma 3 Bahasa Inggris, Universitas Merdeka Malang

Keywords:

sampah organik, tpst 3r, kompos, ekonomi sirkular, desa pandanlandung

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga di Desa Pandalandung, Kabupaten Malang, telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang signifikan akibat minimnya sistem pengelolaan terintegrasi dan pemilahan sampah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif analitis dengan observasi lapangan, wawancara, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPST 3R mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah, serta menghasilkan nilai tambah ekonomi melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair. Pengembangan TPST 3R Desa Pandanlandung mentransformasi sistem sampah konvensional menjadi berbasis sumber secara mandiri dan professional. Melalui teknologi tepat guna yang harganya terjangkau dan mudah direplikasi, sampah organic rumah tangga dapat diolah menjadi kompos padat dan cair yang berkualitas.Keterlibatan aktif masyarakat serta peran BUMDes dalam pengembangan TPST menjadi faktor kunci keberhasilan program ini sebagai model pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di desa-desa. Inisiatif ini tidak hanya memitigasi kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian pupuk organic dan lingkungan yang lebih sehat. Temuan ini dapat menjadi acuan untuk replikasi di wilayah lain dengan permasalahan sampah serupa.

References

Asiah, N. (2023). Mengoptimalkan Peluang Limbah Pangan Perkotaan. 196–214.

Bosri, A., Afrian, R,. & Hidayatullah, G. H. (2025). Pengelolaan Sampah TPS 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) Halong Berseri di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, JPB, 2(1), 267-276

Firmanda, D., Riza, A., Hendrawan, Y., & Damayanti, R. (2023). Teknologi Tepat Guna Pengolahan Sampah pada Kelompok Masyarakat Sekar Mayang Purwosekar Kabupaten Malang. 3(4), 1251–1258.

Galgani Harun Bhodas, G., & Riyandi Firdaus, M. (2025). Efektifitas Pengelolaan Sampah di tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS 3R) di Kecamtan Tanta Kabupateen Tabalong. JAPB, 8(2), 1499–1533. https://doi.org/10.35722/japb.v8i2.1300

Lawa, J.I.J., Manganka, I.R., RIogilang, H. (2021). Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 R di Kecamtan Mapanget Kota Manado. TEKNO, 19(78). 77-89

Ompusunggu, A. R. I., Safinatunnaja, E. N., Ridwan, R. M., Khaerina, T. C., & Achdiani, Y. (2025). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Keluarga. 3, 1–10.

Downloads

Published

2026-08-01