PONKESDES GO DIGITAL DAN VISUAL

Revitalisasi Fasilitas Kesehatan Desa Berbasis Kearifan Lokal dan Teknologi Informasi

Authors

  • Agung Suwandaru Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Merdeka Malang
  • Dirta Ardini Hernowo Program Studi Hukum, Universitas Merdeka Malang
  • Dwi Nur Asisah Program Studi Akuntansi, Universitas Merdeka Malang
  • Dio Okta Ramadhan Program Studi Teknik Sipil, Universitas Merdeka Malang

Keywords:

ponkedes, revitalisasi, identitas visual, sistem informasi digital, kearifan lokal

Abstract

Keterbatasan akses informasi dan lemahnya identitas visual seringkali menjadi kendala dalam optimalisasi fungsi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi Ponkesdes Gondowangi di Kabupaten Malang melalui peningkatan identitas visual dan pengembangan sistem informasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatoris yang melibatkan dosen, mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program utama meliputi: (1) perancangan dan pemasangan neon box dengan motif wayang sebagai representasi kearifan lokal, (2) pengembangan website responsif sebagai pusat informasi layanan, (3) pendaftaran lokasi di Google Maps untuk kemudahan akses, serta (4) revitalisasi fisik bangunan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada visibilitas Ponkesdes baik siang maupun malam hari, tersedianya platform digital yang memuat informasi jadwal layanan, kontak tenaga kesehatan, dan persyaratan administrasi, serta terintegrasinya lokasi Ponkesdes dalam peta digital. Respons masyarakat sangat positif, ditandai dengan partisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Program ini berkontribusi pada penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus menjadi model sinergi perguruan tinggi dan desa dalam implementasi Tri Dharma.

References

APJII. (2025). Survei Penetrasi Internet di Indonesia Tahun 2025. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Chambers, R. (2023). Rural Development: Putting the Last First. Routledge.

Darmawan, A., Setiawan, B., & Nugroho, S. (2023). Faktor-faktor Keberhasilan Revitalisasi Fasilitas Publik di Pedesaan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 19(3), 210-225.

Haryanto, T., Widodo, S., & Rahmawati, N. (2023). Transformasi Digital Layanan Kesehatan di Wilayah Pedesaan: Tantangan dan Strategi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 145-160.

Ikhwanul Qiram, M. (2018). Plagiasi Batik Nusantara Kaya Akan Keragaman Dan Memiliki Karakteristik Di Tiap Daerah Asalnya. JURNAL LEKESAN.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing Management (16th ed.). Pearson Education.

Mahlella, N. (2025). Strategi Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Daerah Berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik, 1(1), 27-34.

Mulyanto, J. D., & Zahra, F. (2019). Sistem informasi pelayanan pasien berbasis website pada Puskesmas II Baturraden. Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE), 5(2), 121-134.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2025–2029. In: Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, Kemenkes RI.

Peirce, C. S. (2022). The Essential Peirce: Selected Philosophical Writings (Vol. 1). Indiana University Press.

Pratama, F. H. S., & Retnawati, L. (2024). Pembuatan Website Layanan Kesehatan dengan Metode Responsive Multi Section (RMS). Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Kusuma.

Purwanto, H., Suryani, E., & Lestari, T. (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Desain Fasilitas Publik di Indonesia. Jurnal Arsitektur Nusantara, 8(1), 78-93.

Rahmawati, D., & Hidayat, T. (2024). Pengaruh Identitas Visual terhadap Tingkat Kunjungan Pasien di Fasilitas Kesehatan Primer. Jurnal Administrasi Kesehatan, 12(1), 34-49.

Sari, J. A., & Diana, B. A. (2024). Dampak transformasi digitalisasi terhadap perubahan perilaku masyarakat pedesaan. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 9(2), 88-96.

Scannell, L., & Gifford, R. (2010). Defining place attachment: A tripartite organizing framework. Journal of Environmental Psychology, 30(1), 1-10.

Suharjo, B. (2023). Revitalisasi Fasilitas Publik: Pendekatan Holistik untuk Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 15(2), 89-104.

Widodo, S., & Kusumawati, A. (2024). Partisipasi Masyarakat dalam Revitalisasi Fasilitas Kesehatan Desa: Studi Kasus di Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 56-71.

World Health Organization. (2024). Global Strategy on Digital Health 2024-2029. WHO Press.

Downloads

Published

2026-08-01