Pelatihan Pembuatan Jamu Diabetes dan Hipertensi di Desa Mergobener Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo

Authors

  • Arista Wahyu Ningsih Universitas Anwar Medika
  • Ivan Charles Seran Klau UNIVERSITAS ANWAR MEDIKA
  • Dewi Rahmawati
  • Yani Ambari
  • Bella Fevi Aristia
  • Farida Anwari
  • Elis Anita Farida

Keywords:

penyuluhan, pelatihan, toga, diabetes dan hipertensi

Abstract

Hipertensi dan diabetes mellitus merupakan penyakit degenerative yang banyak terdapat di masyarakat Desa Mergobener Kecamatan tarik kabupaten sidoarjo. Berdasarkah hasil diskusi atau wawancara tim pengabdian msyarakat Universitas Anwar Medika dengan perangkat desa terkait pengobatan penyakit hipertensi dan diabetes mellitus yang digunakan adalah dengan obat modern (obat kimia). Penggunaan obat-obatan kimia dalam jangka panjang dapat mengakibatkan efek samping yang lebih parah dan membahayakan kesehatan penduduk desa. Pengobatan tradisional merupakan pengobatan alternatif bagi mereka yang menderita diabetes melitus dan hipertensi. Tanaman obat dapat digunakan dalam pengobatan konvensional. Namun, warga Desa Mergobener belum beralih ke pengobatan herbal sebagai bentuk pengobatan alternatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama berupa pelatihan peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan hipertensi dan diabetes melitus dengan metode diskusi dan focus discussion class (FDC), dan tahap kedua berupa kegiatan pelatihan yang difokuskan pada tata cara pengobatan dan cara meracik jamu tradisional dari tanaman obat.

References

Amigo, T.A.E., & Erwanto, R. (2021). Pengembangan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Olahan Tanaman Toga Menjadi Teh Herbal Penurun Tekanan Darah. Jurnal Pengabdian, 4(2), 75- 80. http://dharmabakti.respati.ac.id/index.php/dharmabakti/article/view/57

BPOM RI. (2021). Persyaratan Keamanan Dan Mutu Obat Tradisional. Bpom Ri, 11, 1–16.

Hasimun, P., Dadang Juanda, Ika Kurnia Sukmawati, & Ari Yuniarto. (2020). Edukasi Hipertensi dan Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Kombinasi Daun Pegagan (Centella asiatica) Dan Rimpang Kunyit (Curcuma longa) Sebagai Minuman Kesehatan

Antihipertensi. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 139–144. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v4i2.516.

Khuluq, H., Zukhruf, N., Cahyani, T., & Stefani, A. (2021). Etnomedisin Obat Hipertensi di Kabupaten Kebumen. 14(1), 59–67.

Mardiana, N., & Subaidah, W. A. (2022). Sosialisasi penanaman dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). INDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 31–34. https://doi.org/10.29303/indra.v3i2.161

Ningsih, A. W., Nisak, A., Raya, J., & Pass, B. (2020). Pengolahan Minuman Teh Herbal Peningkat Imunitas dengan Komposisi Jahe:Kunyit:Temulawak Di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. 288–295.

Upaya, D. A. N., & Manajemen, M. (2021). Pemberdayaan masyarakat terkait pengaruh obat herbal dan upaya meningkatkan manajemen hipertensi. 4(3), 231–238.

Windan, K., Makamhaji, K., & Sukoharjo, K. (2021). Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pemanfaatan Herbal Sebagai Terapi Penunjang Diabetes Mellitus dan Hipertensi Di Wilayah Kampung Windan. 2(1), 17–27.

Fatimah Noor R., 2015, Diabetes Melitus Tipe II (review artikle), Lampung: Fakultas Kedokoteran Universitas Lampung.

Kemenkes RI. (2014). PROFIL KESEHATAN INDONESIA. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Muthoharoh Ainun, 2017, Pengaruh Konseling Farmasis dan Pesan Motivatif Terhadap Perubahan Perilaku dan Kualitas Hidup Pasien Diabetis Melitus Komplikasi Hipertensi Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Dalam Di RSUD Panembahan Senopati, Bantul (thesis), Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Downloads

Published

2023-12-20