KARTU KEBAIKAN SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN BULLYING DI SAVE STREET CHILD MALANG

Authors

  • Grace Avarina Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung
  • Hessel Putra Kencana Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung
  • Sharon Delaya Tjandra Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung
  • Tiffany Cristabel Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung
  • Yohanna Nirmalasari Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Universitas Ma Chung

Keywords:

kartu kebaikan, media pencegahan bullying, komunitas anak, save street child

Abstract

Keberagaman menjadi hal yang harus dipertahankan bagi anak-anak di era sekarang. Di era yang serba cepat ini keberagaman harus dikenalkan bebarengan dengan sikap peduli. Ketika seseorang sudah peduli tentu dapat menghargai keberagaman. Salah satu komunitas yang memiliki keberagaman ini adalah Save Street Child. Save Street Child merupakan komunitas di Malang yang berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar secara non formal, tempat bagi anak-anak membaca, mewarnai, dan bermain sambil belajar untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas bersama. Selain itu, komunitas ini juga menjadi wadah bagi anak-anak dengan latar belakang seperti kurang mampu untuk bersekolah, tidak memiliki orang tua yang lengkap dan beragam lainnya sehingga dapat berinteraksi dan belajar besama. Di sisi lain, di lingkungan Save Street Child Malang juga kurang mendukung sehingga pengetahuan atau etika sangat jarang diajarkan. Oleh sebab itu, di dalam komunitas ini diperlukan kegiatan pembiasaan yang berhubungan dengan keberagaman. Kegiatan pertama dilakukan dengan pengaplikasian kartu kebaikan untuk motivasi pembelajaran anti-bullying sehingga anak-anak dapat lebih berpartisipatif dalam kegiatan yang akan dilaksanakan selanjutnya, kegiatan kedua pengenalan materi anti-bullying secara dasar. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan dapat diperoleh hasil bahwa anak-anak aktif berpartisipasi serta menyukai kegiatan pengenalan kartu kebaikan yang diberikan dan memahami materi mengenai sosialisasi anti-bullying secara mendasar yang dipaparkan oleh tim.

References

Astuti, N. ., & Watini, S. (2022). Meningkatkan minat belajar menggunakan model bermain asyik pada anak usia dini. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(9), 2141–2150.

Duwita, C., Pradana, E., & Timur, J. (2024). Pengertian tindakan bullying , penyebab , efek , pencegahan dan solusi. Jurnal Syntax, 5(3).

Hadi, S., & Hermawan, A. (2024). Implementasi media pembelajaran interaktif taktis meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Simki Pedagogia, 7(2), 436–447.

Hafizhah, N. N., Meylani, N. I., Andini, N., & Kurnia, R. (2025). Dampak sosial dan psikologis bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(6), 1779–1787.

Iksan, N., & Djuniadi. (2017). Media pembelajaran interaktif berbasis augmented reality ( ar ) untuk meningkatkan motivasi belajar anak studi kasus?: kegiatan pengabdian maysarakat di paud pelangi. ITEJ (Information Technology Engineering Journals), 2(1), 36-39. https://doi.org/10.24235/itej.v2i1.15

Munawroh, L., Rokmanah, S., & Syachruroji, A. (2023). Penggunaan media pembelajaran berbasis information and communication technology (ICT) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14 (01), 170-180. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/jpd.v14i01.39651" t

Ningtyas, P. V., Sumarsono, R. B., & Kegiatan, K. (2023). Upaya mengurangi bullying anak usia sekolah dasar melalui kegiatan sosialisasi pendidikan dengan penyelenggaraan sosialisasi pencegahan bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2).

Permata, G., & Hapsari, P. (2021). Pengembangan media video animasi berbasis aplikasi canva untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Basicedu, 5(4), 2384–2394.

Prima, E., & Lestari, P. I. (2020). Penerapan token economy untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia dini. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 258–266. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.324

Ramadani, S., & Dafit, F. (2025). Pengaruh metode role play terhadap pemahaman perilaku perundungan siswa kelas v. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8, 632–638.

Rifai, A. B. (2019). Permainan kartu sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan daya serap belajar siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.18196/mht.2112

Downloads

Published

2026-08-01