EDUKASI KESEHATAN DAN SKRINING MATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR SISWA SDN KARANGBESUKI 3 MALANG

Authors

  • Ema jati Kusuma Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Amrillah Safinah Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Cindy Regina Putri Handoko Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Eufrasia Revalina Wira Kandi Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Leni Nur Aini Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Lintang Handini Nurya Putri Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Keywords:

edukasi kesehatan, skrining mata, siswa sekolah dasar, kesehatan siswa, pengabdian masyarakat

Abstract

Kesehatan mata merupakan faktor penting yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas belajar siswa sekolah dasar, karena sebagian besar aktivitas pembelajaran sangat bergantung pada fungsi penglihatan yang optimal. Namun, gangguan penglihatan pada anak sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga berpotensi menurunkan konsentrasi, pemahaman materi, dan prestasi belajar secara keseluruhan. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengimplementasikan kegiatan sosial berupa edukasi kesehatan dan skrining mata di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang dengan tujuan meningkatkan kualitas belajar siswa melalui perbaikan kondisi kesehatan mata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu pemberian edukasi yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata serta pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi visus mata, tinggi badan, berat badan, kesehatan telinga, dan gigi. Program ini melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana, guru sebagai pendamping, dan siswa sebagai peserta utama sehingga tercipta sinergi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya kesehatan mata, terdeteksinya gangguan penglihatan secara dini, serta tersedianya data kesehatan dasar siswa yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk pemantauan dan intervensi lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa dalam masyarakat. Dengan demikian, edukasi dan skrining mata terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kualitas belajar dan kesehatan siswa sekolah dasar secara menyeluruh.

References

Anita Fitria, D., Lassie, N., & Birman, Y. (2023). Profil kelainan refraksi pada anak usia sekolah dasar di RSKM Padang Eye Center tahun 2022. Scientific Journal, 2(5), 209–219. https://doi.org/10.56260/sciena.v2i5.115

Syaripah, Fahmah, N. I., Kirmawati, R. R., & Amperawati, M. (2023). Perilaku menggosok gigi dengan kejadian karies pada anak sekolah dasar. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 210–217. https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.279

Hidaya, N., Handayani, F., Ose, M. I., Pujianto, A., & Wahyudi, D. T. (2023). Hubungan konsumsi makanan kariogenik dan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar. Journal of Borneo Holistic Health, 6(1).

Sa’adah, N. L. (2023). Hubungan cara sikat gigi dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah di SDN Sumberagung 02 Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(9), 2701–2708. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i9.536

Permatasari, V. D., Prasetyowati, S., & Marjianto, A. (2023). Gambaran pengetahuan tentang karies pada siswa sekolah dasar kelas IV. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 4(3), 75–86. https://doi.org/10.37160/jikg.v4i3.358

World Health Organization. (2021). Making every school a health-promoting school: Global standards and indicators. Geneva: WHO.

Sutanto, Y., & Hendarmin, H. (2021). Hubungan impaksi serumen dengan gangguan pendengaran pada anak usia sekolah. Jurnal Oto Rhino Laryngologica Indonesiana, 51(2), 85–92.

Downloads

Published

2026-08-01