EDUKASI SINDROM METABOLIK, KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT, DAN SWAMEDIKASI PADA IBU PKK DI KELURAHAN MERJOSARI

Authors

  • Nadia Tria Safira Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Oldy Primahesa Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Hizkia Yusrian Suluh Pambudi Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Lathifah Nur Aini Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Shabrina Auliya Rahma Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Keywords:

sindrom metabolik, kepatuhan penggunaan obat, swamedikasi, edukasi kesehatan, ibu pkk

Abstract

Sindrom metabolik, rendahnya kepatuhan penggunaan obat, dan praktik swamedikasi yang kurang tepat masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskular. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit, pentingnya penggunaan obat secara teratur, serta pemahaman tentang pemilihan dan penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan pada ibu PKK Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Metode yang digunakan berupa kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi mengenai sindrom metabolik, kepatuhan penggunaan obat, dan swamedikasi, disertai sesi diskusi interaktif serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai deteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik rutin, pengaturan pola makan seimbang, pencegahan komplikasi penyakit kronis, serta bahaya penggunaan obat tanpa informasi yang tepat dan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan secara langsung pada tanggal 19 April 2026 dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Farmasi sebagai pemateri dan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama edukasi berlangsung, aktif dalam sesi tanya jawab, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pola hidup sehat, pentingnya kepatuhan terapi, dan penggunaan obat secara bijak sesuai golongannya. Implementasi kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, membangun kesadaran preventif terhadap penyakit metabolik, dan memperkuat peran ibu PKK sebagai agen edukasi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

References

Adam, R. K., Masriadi., & Gobel, F. A. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Sindrom Metabolik (Hipertensi dan Diabetes Melitus Tipe 2). Window of Public Health Journal, 2(5), 774-783. https://doi.org/10.33096/woph.v2i5.267

Alefishat, E. A., Abu Farha, R. K., & Al-Debei, M. M. (2016). Self-reported adherence among individuals at high risk of metabolic syndrome: Effect of knowledge and attitude. Patient Preference and Adherence, 10, 2025–2032. https://doi.org/10.1159/000453037

Fahed, G., Aoun, L., Bou Zerdan, M., Allam, S., Bou Zerdan, M., Bouferraa, Y., & Assi, H. I. (2022). Metabolic syndrome: Updates on pathophysiology and management in 2021. International Journal of Molecular Sciences, 23(2), 786. https://doi.org/10.3390/ijms23020786

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.

Rasdianah, N., Djuwarno, E. N., & Taupik, M. (2022). Edukasi penggunaan obat yang benar melalui media brosur bagi masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(1), 380–388. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6380

Saklayen, M. G. (2018). The global epidemic of the metabolic syndrome. Current Hypertension Reports, 20(2), 12. https://doi.org/10.1007/s11906-018-0812-z

Sari, G. A. P. L. P., Pradnyaswasri, N. P. D., Rani, N. P. L. M., Dewi, N. K. A. I., Laksminingsih, N. P. I., Widnyani, N. K. I. A., Apriliani, N. L. P., Adi, N. W. N. P., Anikasari, N. P., & Sari, N. W. S. P. (2024). Edukasi tentang cara penggunaan antibiotik yang benar pada ibu-ibu PKK Banjar Pasdalem. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 437-449. https://www.researchgate.net/publication/385425951

Setiadi, A. P., Wibowo, Y. I., Setiawan, E., Mulyono, I., Wardhani, S. A., & Sunderland, B. (2022). Strategies to implement community training to promote responsible self-medication in Indonesia: A qualitative study of trainers. International Health, 14(4), 398–406. https://doi.org/10.1093/inthealth/ihz115

Setiawan, C. H., Hendra, P., Virginia, D. M., & Sari, L. K. (2022). Influence of therapy compliance using medication possession ratio method for patients with metabolic syndrome. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 11(4), 297–306. https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.2.145

World Health Organization. (2023). Adherence to Long-term Therapies and Primary Health Care Updates. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-08-01