PENGALAMAN DAN PERSEPSI SISWA SMA ISLAM KARANGPLOSO TERHADAP PERUNDUNGAN (BULLYING) DAN KEKERASAN SEKSUAL

Authors

  • Athallah Nadhira Thifalia Indria Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Aliecia Indriyani Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Faratih Nawang Palupi Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Iqlilah Fania Ramadhani Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Nachifa Ainun Syiamina Ghoat Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Davin Clastino Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Keywords:

bullying, kekerasan seksual, remaja, sosialisasi, pencegahan kekerasan

Abstract

Perundungan (bullying) dan kekerasan seksual merupakan permasalahan serius yang masih marak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya di kalangan remaja yang berada pada fase perkembangan rentan. Fenomena ini berdampak pada kesehatan mental, prestasi akademik, dan kesejahteraan sosial korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan siswa SMA Islam Karangploso dalam mencegah serta menangani tindakan bullying dan kekerasan seksual melalui pendekatan edukatif yang partisipatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pendidikan masyarakat berbasis partisipasi, meliputi sosialisasi melalui presentasi PowerPoint, sesi tanya jawab, studi kasus, serta evaluasi dua tahap berupa pretest dan posttest, dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta selama satu jam di lingkungan sekolah. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah menyaksikan atau mengalami tindakan bullying, terutama dalam bentuk verbal seperti ejekan, hinaan, dan body shaming. Selain itu, ditemukan pula kasus kekerasan seksual verbal berupa catcalling dan komentar tidak pantas yang masih dianggap wajar oleh sebagian siswa. Pelaku umumnya berasal dari lingkungan terdekat korban, seperti teman sebaya dan kakak tingkat. Minimnya pemahaman siswa terhadap batas perilaku yang sehat serta rendahnya keberanian untuk melapor menjadi faktor penghambat penanganan kasus. Kegiatan sosialisasi ini efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta langkah-langkah penanganan yang tepat. Diperlukan tindak lanjut berupa program edukasi berkelanjutan dan penguatan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah untuk menciptakan ekosistempendidikan yang aman dan inklusif.

References

Ekayamti, E., & Lukitaningtyas, D. (2021). Bullying verbal berhubungan dengan penerimaan diri dan harga diri remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 53–58. https://journal.ppnijateng.org/index.php/jikj

Fakhri, A. N., Julianti, A., Wibowo, A. V., & Hartini, S. (2026). Edukasi Interaktif Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual pada Siswa SMA 2 Boyolali: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 15834–15839. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4764

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2023). Catatan pengawasan perlindungan anak tahun 2023. KPAI. Diakses melalui https://www.kpai.go.id

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Hasil asesmen nasional tahun 2022: Karakter dan lingkungan belajar. Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek. Diakses melalui https://pusmendik.kemdikbud.go.id

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2023). Panduan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan. Kementerian PPPA. Diakses melalui https://www.kemenpppa.go.id

Mahaly, S., & Rahman, S. N. A. (2021). Identifikasi kekerasan verbal dan nonverbal pada remaja. Coution: Journal Counseling and Education, 2(2), 56–63. https://doi.org/10.47453/coution.v2i2.375

Nabila, P. A., Suryani, S., & Hendrawati, S. (2022). Perilaku bullying dan dampaknya yang dialami remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 5(2), 297–305. https://doi.org/10.32584/jika.v5i2.1246

Pratiwi, A., & Nur’aeni, N. (2020). Intensitas penggunaan media sosial dan perilaku agresif pada remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Hubsika, 1(2), 55–64. https://journal.unwahas.ac.id/index.php/HUBSIKA/article/view/1485

Sari, I. P., & Suryanto, S. (2021). Regulasi emosi dan perilaku agresif pada remaja pengguna media sosial. Buletin Penelitian Psikologi dan Kesehatan Mental (BPPKM), 1(1), 743–751. https://doi.org/10.20473/bppkm.v1i1.27211

Sartika, N. N. D. T., & Bajirani, M. P. D. (2024). Dampak psikologis pada remaja korban bullying: Sebuah kajian literatur. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(2), 4210–4217. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i2.27633

Sapitri, W. A. (2020). Dampak bullying terhadap masalah psikologis dan prestasi akademik siswa. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling , 6(1), 56–68. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/counseling/article/view/6441

Wahani, E. T., Isroini, S. P., & Setyawan, A. (2024). Analisis dampak bullying pada remaja. Jurnal Prasasti Ilmu, 4(1), 10–18. https://doi.org/10.24176/jpi.v4i1.8926

Zhao, N., Yang, S., Zhang, Q., Wang, J., Xie, W., Tan, Y., & Zhou, T. (2023). School bullying results in poor psychological conditions: Evidence from a survey of 95,545 subjects. arXiv. https://doi.org/10.48550/arXiv.2306.06552

Downloads

Published

2026-08-01