CYBERBULLYING: THINK, TYPE, RESPECT DI SMP & SMA ADVENT MALANG
Keywords:
cyberbullying, pendidikan karakter, literasi digital, remaja, etika komunikasiAbstract
Malang Adventist Academy merupakan lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Kristen Advent di Kota Malang yang mengedepankan pendidikan menyeluruh melalui pengembangan aspek akademik, spiritual, moral, dan keterampilan hidup peserta didik. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital di kalangan remaja, muncul permasalahan cyberbullying yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental dan sosial siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, dilaksanakan program seminar bertajuk “Think, Type, Respect” sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi digital serta kesadaran etika berkomunikasi di dunia maya pada siswa jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dirancang secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi untuk melihat peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan cyberbullying, sekaligus mendorong terbentuknya sikap empati, tanggung jawab, dan saling menghargai dalam interaksi digital. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, suportif, dan bebas dari perundungan siber serta mendukung perkembangan peserta didik secara optimal di era digital.
References
Aini, S., & Rahardjo, W. (2023). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Ditinjau Dari Empati Dan Regulasi Emosi. 7(2), 121–139. https://jip.fk.unand.ac.id
Atmoko, A., & Ramli, M. (2025). Kontribusi Intensitas Penggunaan Media Sosial, Moral Disengagement, dan Deindividuasi Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 915–930.
Febriani, E., & Hariko, R. (2023). Gambaran perilaku cyberbullying siswa sekolah menengah pertama. Journal of Counseling, Education and Society, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.29210/08jces312200
Kurniasih, N., Funny, R., & Elita, M. (2024). Pencegahan Cyberbullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. In Communnity Development Journal (Vol. 5, Number 1).
Meydiningrum, Adi Atmoko, & M. Ramli. (2024). Kontribusi Intensitas Penggunaan Media Sosial, Moral Disengagement, dan Deindividuasi Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 915–930. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6708
Prasetya, F. F. D., Nining Dwi Astuti, & Abdullah. (2024). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Perilaku Cyberbullying Pada Remaja. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(3), 1915–1923. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.4818
Saragih, R., Amini, A. K., & Jannah, L. (2024). Literasi Digital Berbasis Sekolah Dalam Mencegah Tindakan Cyberbullying Pada Remaja. CONTENT: Journal of Communication Studies, 2(1), 31–38.
Ulfa, M., Edison, E., & Wibawa, R. (2026). Meningkatkan Literasi Digital dan Pola Asuh Demokratis Untuk Mencegah Cyberbullying Pada Remaja: Pendekatan Psikoedukasi Orang Tua Dan Pendidik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 4098–4105.
Wijaya, W., Yatim, Y., & Yuhelna. (2023). Fenomena Cyberbullying Di Kalangan Remaja (Vol. 5).

