ANAK SEHAT BEBAS ANEMIA: SOSIALISASI PENTINGNYA MAKANAN BERGIZI PADA SISWA SISWI SDN KARANGBESUKI 1 MALANG

Authors

  • Michelle Clairine Victoria Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Nadia Salsabilah Irawan Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Naya Fitrah Pitaloka Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Ni Kadek Diniari Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung
  • Ni Made Nandini Arsa Pradnyaswari Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Keywords:

edukasi gizi, anemia, anak sekolah dasar, sosialisasi, pencegahan anemia

Abstract

Kegiatan sosial yang diselenggarakan ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi anemia pada anak sekolah dasar yang dapat berdampak secara signifikan pada penurunan konsentrasi belajar, kesehatan secara umum, daya tahan tubuh, serta perkembangan kognitif anak. Rendahnya pengetahuan mengenai gizi yang seimbang dan pentingnya asupan zat besi menjadi salah satu faktor utama terjadinya pada anak, terutama anak usia sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini pada siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri Karangbesuki 1 Malang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi edukatif dengan pendekatan interaktif melalui media presentasi, diskusi, permainan edukatif, dan kuis, yang disertai dengan evaluasi dan diskusi bersama. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pengertian anemia, penyebab, gejala, serta pentingnya konsumsi makanan bergizi khususnya yang mengandung zat besi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa dan terbentuknya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan yang bergizi sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini. Selain itu, siswa juga memahami ciri-ciri dan gejala anemia serta penyebab dari anemia sehingga dapat segera mendapatkan penanganan bila siswa tersebut merasa mengalami gejala dari anemia. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi edukasi gizi ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dan menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah dasar di Indonesia.

References

Afriliya, W., Putri, S. S., Lidyata, N., Ariza, G. S., Paramita, C., Ramadhani, Y., & Salzabila, A. D. (2025). Peningkatan pengetahuan gizi melalui edukasi dan pemberian suplemen besi untuk mencegah anemia pada anak sekolah dasar. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 222–229. https://doi.org/10.71153/zona.v2i2.303

Amalia, N., Wulandari Meikawati, & Rokhani. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Al GIZZAI: Public Health Nutrition Journal, 4(2), 129–141. https://doi.org/10.24252/algizzai.v4i2.48278

Kurniasari, R., & Rahmatunnisa, D. R. (2021). Pendidikan gizi menggunakan media nutriedutainment terhadap pengetahuan gizi seimbang anak sekolah dasar.

Pebrianti, D., Katharina, T., & Nurvindary, A. (2019). Hubungan antara pengetahuan tentang kebutuhan gizi dan indeks masa tubuh dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Asrama Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Kabupaten Surabaya tahun 2019. Jurnal Kebidanan, 9(1), 368–378.

Salam, R. A., Das, J. K., Ahmed, W., Irfan, O., Bhutta, Z. A., & Sheikh, S. S. (2020). Effects of preventive nutrition interventions among adolescents on health and nutritional status in low-and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. Nutrients, 12(1). https://doi.org/10.3390/nu12010049

Sari, R., Septiasari, Y., Saputri, N., & Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Fk. (2020). Pengaruh konsumsi telur terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(2).

Downloads

Published

2026-08-01