INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN BERBASIS NILAI PANCASILA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN GIZI PADA SISWA SDN PISANG CANDI 3
Keywords:
edukasi kesehatan, gizi seimbang, jajanan sehat, siswa sekolah dasar, pengabdian masyarakatAbstract
Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap konsumsi jajanan yang kurang sehat akibat rendahnya pemahaman mengenai gizi seimbang dan pentingnya pola hidup sehat. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Pisang Candi 3 Malang sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai gizi seimbang, pemilihan jajanan sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi sederhana, permainan edukatif, kuis interaktif, dan sesi tanya jawab kepada siswa kelas 1 hingga kelas 5. Materi yang diberikan meliputi pengenalan makanan sehat, fungsi vitamin dan mineral, bahaya konsumsi jajanan tidak sehat, serta penerapan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses edukasi berlangsung. Siswa mampu memahami perbedaan antara jajanan sehat dan tidak sehat serta menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga pola makan dan kesehatan tubuh sejak usia dini. Selain meningkatkan literasi kesehatan siswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perilaku hidup sehat. Dengan demikian, program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak sekolah dasar serta menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
References
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pangan jajanan anak sekolah. Jakarta: BPOM RI.
Eliana, D., & Jannah, P. I. (2026). Pengaruh media galeri imersif dan kuis interaktif terhadap peningkatan pengetahuan gizi anak sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 29(1).
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Modul penguatan moderasi beragama. Jakarta: Kementerian Agama RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniasari, R., & Rahmatunnisa, R. (2021). Pendidikan gizi menggunakan media nutriedutainment terhadap pengetahuan gizi seimbang anak sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Kuliner, 1(2), 33–40.
Rahmatiani, Q. Z., & Karjatin, A. (2023). Pengaruh media edukasi video animasi terhadap pengetahuan gizi seimbang pada anak sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(3), 481–487.
Soekidjo Notoatmodjo. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
UNICEF. (2019). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. New York: UNICEF.
UNESCO. (1995). Declaration of principles on tolerance. Paris: UNESCO.

