MENUNGSA DAN BAHASA SOLIDARITAS: NARASI KOLEKTIF DAN REPOSISI MASKULINITAS DI ERA DIGITAL

Authors

  • Agi Reza Reza Sastra Inggris Universitas Pakuan
  • Jordy Satria Widodo
  • Dyah Kristyowati

Keywords:

@menungsa.id, bahasa solidaritas, narasi kolektif, maskulinitas, humaniora digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akun Instagram @menungsa.id menggunakan bahasa solidaritas dalam membangun narasi kolektif dan mereposisi makna maskulinitas di era digital. Data penelitian diperoleh dari caption Instagram @menungsa.id yang dikumpulkan selama satu tahun, tepatnya Juni 2024 hingga Juni 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan humaniora digital yang memanfaatkan perangkat lunak AntConc untuk mengidentifikasi pola leksikal, frekuensi kata, serta strategi naratif yang muncul dalam teks. Landasan teoretis yang digunakan adalah konsep intersectionality, yang memungkinkan pemahaman terhadap maskulinitas sebagai konstruksi sosial yang sifatnya berlapis dan terus dinegosiasikan melalui berbagai faktor sosial, termasuk gender, budaya, dan pengalaman kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata seperti “laki”, “ruang”, “aman”, “mental”, “mengobrol”, serta pronomina kolektif “kita” dan “kami” membentuk praktik bahasa yang inklusif, empatik, dan suportif. Penggunaan bahasa ini secara aktif membangun solidaritas emosional dengan menghadirkan pengalaman laki-laki sebagai pengalaman bersama, bukan sebagai pengalaman individual semata. Selain itu, narasi reflektif dalam caption Instagram @menungsa.id juga secara konsisten menantang konstruksi maskulinitas tradisional yang menuntut laki-laki untuk selalu kuat, dominan, dan menekan emosinya. Dengan demikian, akun Instagram @menungsa.id berperan sebagai ruang digital yang aktif mereposisi maskulinitas menjadi lebih terbuka, reflektif, dan inklusif melalui praktik bahasa yang menekankan kebersamaan dan dukungan kolektif.

kunci: @menungsa.id, bahasa solidaritas, narasi kolektif, maskulinitas, humaniora digital.

Downloads

Published

2026-08-12