ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN STATIN INTENSITAS MODERATE PADA PASIEN ATHEROSCLEROTIC CARDIOVASCULAR DISEASE (ASCVD) DI RAWAT JALAN RSU MUHAMMADIYAH MALANG

Authors

  • Berlian Mayang Bestari Universitas Machung

Keywords:

ASCVD, atorvastatin, simvastatin, cost-effectiveness analysis, LDL

Abstract

Atherosclerotic Cardiovascular Disease (ASCVD) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang berkaitan erat dengan dislipidemia. Statin merupakan terapi lini pertama untuk menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) pada pasien ASCVD. Atorvastatin dan simvastatin merupakan statin intensitas moderate yang banyak digunakan dalam praktik klinis, namun efektivitas biaya keduanya masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya penggunaan atorvastatin dan simvastatin pada pasien ASCVD rawat jalan di RSU Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan prospektif. Sebanyak 142 pasien ASCVD yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan dalam penelitian, terdiri atas 74 pasien pengguna atorvastatin dan 68 pasien pengguna simvastatin. Analisis dilakukan dari perspektif rumah sakit dengan mempertimbangkan biaya medis langsung. Efektivitas terapi ditentukan berdasarkan pencapaian target kadar LDL. Analisis farmakoekonomi dilakukan menggunakan metode Cost-Effectiveness Analysis (CEA) melalui perhitungan Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas atorvastatin sebesar 74,32%, lebih tinggi dibandingkan simvastatin sebesar 69,12%. Rata-rata biaya medis langsung kelompok atorvastatin sebesar Rp202.705, sedangkan simvastatin sebesar Rp147.948. Nilai ACER atorvastatin dan simvastatin masing-masing sebesar Rp2.727 dan Rp2.140. Nilai ICER sebesar Rp10.530 menunjukkan bahwa diperlukan tambahan biaya Rp10.530 untuk memperoleh peningkatan efektivitas sebesar 1% dengan penggunaan atorvastatin dibandingkan simvastatin. Berdasarkan nilai ACER, simvastatin merupakan terapi yang lebih cost-effective, sedangkan atorvastatin memiliki efektivitas klinis yang lebih tinggi.

Downloads

Published

2026-08-12