IMPLEMENTASI GREEN MANUFACTURING DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA KUCUR
Keywords:
green manufacturing, pupuk kompos, sampah organik, desa kucur, zero wasteAbstract
Permasalahan penumpukan sampah organik rumah tangga di Desa Kucur telah menjadi isu lingkungan yang mendesak, yang jika dibiarkan tanpa penanganan sistematis, berpotensi menurunkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan prinsip green manufacturing sebagai solusi strategis melalui pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan terkait tanggung jawab sosial dan kesadaran lingkungan warga negara. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan terjun langsung ke lapangan (observasi dan praktik) di Desa Kucur, di mana tim mengidentifikasi karakteristik limbah rumah tangga dan mengoptimalkan pemanfaatan 1 (satu) unit mesin pencacah limbah milik warga setempat untuk mendukung efisiensi produksi. Tahapan proses yang dilakukan meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pengoperasian mesin pencacah untuk memperkecil ukuran fraksi organik, serta proses fermentasi anaerobik menggunakan bioaktivator EM4 untuk mempercepat dekomposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara teknologi tepat guna dan kesadaran kolektif warga berhasil mewujudkan konsep zero waste yang berkelanjutan. Selain mampu menekan emisi karbon akibat pengurangan transportasi limbah ke TPA, implementasi ini juga menghasilkan pupuk kompos padat dan Pupuk Organik Cair (POC) berkualitas tinggi yang mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan retensi air, serta menunjang produktivitas pertanian warga. Secara sosial, kegiatan ini sukses membangun budaya gotong royong dan memperkuat wawasan ekologis masyarakat sebagai wujud implementasi kewarganegaraan yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup demi kesejahteraan bersama.
References
Ashlihah, A., Saputri, M. M., & Fauzan, A. (2020). Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Organik Menjadi Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 1(1), 30-33.
Aulia, R. V., Pratiwi, S. A., Putra, C. A., Al Rasyid, H. F., & Barrulanda, R. J. (2024). Pemanfaatan Limbah Organik Pertanian Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Musir Lor Kabupaten Nganjuk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(3), 383-390.
Dwisvimiar, I., Kusumaningsih, R., & Efriyanto, E. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). JILPI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 1(4), 679-690.
Hasibuan, R. (2016). Analisis Dampak Limbah/Sampah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup. Jurnal Ilmiah Advokasi, 4(1), 42-52.
Ismail, M. S., Sstaddal, I., & Botutihe, S. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Eceng Gondok Menggunakan Alat Pencacah Limbah Organik. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 5(2), 42-49.
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2016). Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Bioaktivator EM4. Konversi, 5(2), 44-51.
Rohmadi, M., Septiana, N., & Astuti, P. A. P. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(4), 880-886.
Siregar, F. A. (2022). Penggunaan Pupuk Organik Dalam Meningkatkan Kualitas Tanah Dan Produktivitas Tanaman. Universitas Medan Area, 1-11.
Tinarja, D. R., Novibriawan, F., Fadilatussiam, D. K., & Susilawati, S. (2019). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Menggunakan Komposter di Lingkungan Desa Montong Baan Selatan. Jurnal Warta Desa, 1(2), 101-107.


